Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Friday, May 18, 2012

AS Siap dengan Rencana Serangan ke Iran

JERUSALEM, KOMPAS.com — Amerika Serikat telah "siap" dengan opsi militer jika upaya diplomatik gagal untuk menghentikan program nuklir Iran, utusan AS untuk Israel mengatakan, sebuah surat kabar Israel melaporkan, Kamis (17/5/2012).

"Akan lebih baik untuk menyelesaikan ini secara diplomatik melalui penggunaan tekanan daripada dengan kekuatan militer," kata utusan AS, Daniel Saphiro, dalam pertemuan dengan asosiasi pengacara Israel, seperti dikutip surat kabar nasionalis Makor Rishon.

"Tapi bukan berarti pilihan (aksi militer) tidak ada. Bukan hanya tersedia, tapi juga siap. Perencanaan yang diperlukan sudah dilakukan untuk memastikan (rencana) itu siap," Makor Rishon mengutip Saphiro.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS di Washington, Victoria Nuland, mengatakan, ucapan Saphiro senada dengan kebijakan Gedung Putih.

"Yang dikatakan Duta Besar Saphiro mencerminkan sepenuhnya yang selama ini dikatakan Presiden (Barack Obama), bahwa meskipun kami melanjutkan perundingan P5 +1 dengan Iran dan berharap dapat menyelesaikan masalah ini melalui diplomasi, opsi pilihan tetap terbuka," katanya.

Amerika Serikat, Israel, dan banyak masyarakat internasional percaya progam nuklir Iran hanya untuk menutupi pembuatan senjata nuklir. Tuduhan itu dibantah keras oleh Iran.

Washington telah menerapkan kebijakan mendorong sanksi keras terhadap Iran, namun tetap membuka pintu untuk penyelesaian diplomatik.

Setelah berhenti selama 15 bulan, Iran dan negara-negara P5 +1 kekuatan, yakni lima negara anggota tetap Dewan Keamanan (Inggris, China, Perancis, Rusia, dan Amerika Serikat) ditambah Jerman, akan bertemu di Istanbul pada pertengahan bulan April lalu. Perundingan itu digambarkan "positif" dan negara-negara itu akan bertemu lagi di Baghdad, Irak, pada Rabu depan.

Israel menunjukkan sikap skeptis tentang perundingan itu. Menurut mereka, pembicaraan-pembicaraan itu hanya memberi waktu pada Teheran untuk membuat senjata nuklirnya.

Pada Senin (14/5/2012), Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak mengatakan bahwa tuntutan terhadap Teheran "begitu minimalis sehingga bahkan jika Iran  menerima semua tuntutan itu, Iran masih bisa melanjutkan dan memajukan program nuklirnya."

Barak bertemu Menteri Pertahanan Amerika Serikat Leon Panetta di Pentagon untuk kali ketiga, Kamis (17/5/2012), dalam beberapa bulan terakhir. Dia berterima kasih karena Washington menjanjikan 70 juta dollar AS untuk pendanaan lebih banyak sistem persenjataan antirudal Iron Dome Israel.

Sebelumnya, sejumlah laporan mengatakan, Iran kemungkinan menghadapi serangan awal oleh Israel atau Israel dengan sekutu NATO-nya, jika menurut mereka tidak ada cara lain untuk menghentikan Iran meningkatkan kemampuan nuklirnya. Namun masyarakat intelijen bagi  Israel maupun AS meyakini Iran belum mengambil keputusan politis untuk membuat bom.

Sementara itu, AS kemungkinan akan menerapkan lebih banyak sanksi terhadap Iran, sebab Senat tengah mendiskusikan sebuah paket (sanksi) baru pada Kamis. Sanksi-sanksi itu akan berfokus pada bank-bank asing yang menangani transaksi perusahaan minyak dan tanker nasional Iran.

Sumber :
AFP
Read More >>

Wednesday, April 25, 2012

Pembatasan BBM, Solusi Turunkan Harga

JAKARTA - Berbagai harga kebutuhan pokok terlanjur naik, menyambut isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang nyatanya batal dilaksanakan. Namun, ada kebijakan yang dapat membuat harga-harga tersebut kembali melandai.

Sekretaris Komite Ekonomi Nasional (KEN), Aviliani, mengungkapkan dalam penentuan APBN Perubahan kemarin, pemerintah tidak memberikan langkah konkret akan harga BBM tersebut. Pasalnya, keputusan paripurna memberikan ketidakpastian. Hal ini, menyebabkan investor dan juga masyarakat mempertanyakan, sehingga harga-harga naik.

"Nah agar harga kembali ke semua, sebaiknya harga tidak naik tapi pembatasan BBM. Dengan adanya pembatasan itu, diharapkan ada kepastian juga bagi investor," ungkap Aviliani kala ditemui di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (24/4/2012) malam.


Dia menjelaskan, salah satu cara yang di usung KEN adalah dengan menetapkan kapasitas mesin (cc) di atas 1.500 cc. Selain itu, pemerintah dapat juga membatasi dengan menetapkan pajak yang tinggi.

"Jadi kalau 1.500 cc pajaknya lebih tinggi ke atas. Pembatasan tetap, karena kita butuh tahun ini tidak lebih dari 40 juta kiloliter, jadi mungkin lebih bagus pembatasan," jelas Aviliani.

Menurut dia, dengan adanya pembatasan BBM tersebut artinya pemerintah telah mengurangi subsidi dari sisi total. Dengan demikian negara dapat melakukan penghematan lebih besar.

"Karena dengan pembatasan cc itu kan orang tidak bisa sembarangan lagi. Dengan disparitas itu kan masih ada yang ingin naik, tinggal kabinet saja yang memutuskan. Kita tidak mengajukan pilihan itu, pilihannya adalah kepastian harga BBM.

Seperti diketahui, pemerintah berencana menaikkan harga BBM bersubsidi pada 1 April lalu, namun usul tersebut tidak mendapat persetujuan DPR dalam rapat paripurna. Oleh karena itu, pemerintah dalam UU APBN-Perubahan pasal 7 ayat 6 (a) menetapkan harga BBM bersubsidi masih dapat naik, jika harga ICP mencapai 15 persen dari asumsi APBN-P sebesar USD105.

(mrt)

diambil dari okezone.com
Read More >>

Tuesday, April 24, 2012

Dahlan Iskan: Rp 10 Juta Per Bulan buat Pak Raden

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan memenuhi janjinya membuka jalan bagi Drs Suyadi atau yang lebih dikenal sebagai tokoh Pak Raden untuk mendapatkan tunjangan sebesar Rp 10 juta per bulan.
"Tunjangan Rp 10 juta per bulan untuk Pak Raden akan diperoleh dari Perum Produksi Film Nasional (PFN)," kata Dahlan sebelum mengikuti Rapat Koordinasi BBM, di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Senin (23/4/2012).
Dahlan sempat enggan menyebutkan besaran dana yang diterima per bulan oleh Pak Raden. "Etis enggak ya... besarannya Rp 10 juta per bulan," ujar Dahlan.
Santunan dari PFN itu diperoleh setiap bulan karena merupakan hasil dari hak cipta Pak Raden.
"Untuk itu, kami putuskan ada penghasilan yang cukup buat beliau," kata Dahlan.
Sebelumnya, Pak Raden, sang pencipta tokoh Si Unyil, menjadi pembicaraan luas karena kehidupannya yang semakin memprihatinkan.
Sejumlah kalangan pun, termasuk Dahlan Iskan, langsung menunjukkan keprihatinannya terhadap nasib Pak Raden.
Dahlan bahkan langsung menemui Pak Raden di kediamannya di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, untuk melihat langsung kondisi tokoh yang juga pelukis ini.
Selain bersilaturahim, Dahlan bermaksud lebih jauh mengupayakan warisan budaya yang ada di PFN, seperti Unyil, diserahkan ke lembaga publik yang mampu menyimpan karya-karya seni anak bangsa secara abadi, misalnya ke Arsip Nasional, Perpustakaan Nasional, atau Museum Nasional.

Dari kompas.com
Read More >>

Wednesday, January 25, 2012

Dua Bibit Badai Penyebab Angin Kencang di Berbagai Daerah


JAKARTA, KOMPAS.com — Dua bibit siklon tropis tumbuh di Samudra Hindia, dan saat ini dalam proses menghimpun energi dengan menarik massa uap air dari berbagai daerah. Kedua bibit siklon tersebut berada di selatan Nusa Tenggara Barat dan Teluk Carpentaria, Australia.
Keberadaan siklon tropis tersebut bisa berdampak langsung bagi cuaca di NTT dan sekitarnya. "Ekor badai selalu dikhawatirkan memberi dampak hujan ekstrem di beberapa wilayah di Indonesia," kata Kepala Bidang Informasi Meteorologi Publik pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mulyono Prabowo, Selasa (24/1/2012) di Jakarta.
Tahun 2001 dan 2003, siklon tropis di Samudra Hindia berdampak angin kencang, hujan lebat, dan gelombang tinggi di perairan wilayah NTT. Bahkan, dilaporkan ada korban meninggal dunia akibat amukan ekor badai tersebut. Ekor badai berkekuatan tinggi bisa mendatangkan hujan lebat di Jakarta. Sejauh ini, kondisi awan yang berpotensi menimbulkan hujan di Jakarta masih bersih.
"Proses pembentukan kedua bibit siklon tropis masih dipantau. Bibit siklon yang berada di Teluk Carpentaria lebih memiliki peluang menjadi siklon tropis terlebih dahulu," kata Mulyono.
Waktu kejadian siklon tropis memang belum bisa diprediksikan. Namun, lokasi tersebut memang pusat tumbuhnya siklon tropis di belahan bumi selatan.
Seruak dingin
Kepala Pusat Perubahan Iklim dan Kualitas Udara BMKG Edvin Aldrian mengatakan, saat ini juga masih terus dipantau, pergerakan seruak dingin (cold surge) dari belahan bumi utara yang dapat meningkatkan intensitas curah hujan di Indonesia. Salah satu indikatornya, pantauan terhadap kejadian badai salju di wilayah Hongkong.
"Jika badai salju terjadi di Hongkong, dalam tiga hari hingga sepekan bisa berdampak bagi wilayah Indonesia, termasuk Jakarta. Badai di sana akan meningkatkan kondensasi dan berakibat hujan lebat di Jakarta," kata Edvin.
Kejadian bersamaan antara seruak dingin, siklon tropis di Samudra Hindia, dan puncak pasang air laut biasanya menimbulkan banjir besar di Jakarta dan sekitarnya. Kawasan pantai utara Jawa pun bisa turut terdampak.
Menurut Kepala Subbidang Cuaca Ekstrem BMKG Kukuh Ribudiyanto, puncak pasang air laut tertinggi berpotensi terjadi pada 2-6 Februari mendatang. Pertumbuhan bibit siklon tropis di Samudra Hindia sangat menentukan kejadian bencana banjir besar di Jakarta yang dipahami awam sebagai siklus lima tahunan setelah tahun 2002 dan 2007. (NAW)


Sumber :
Kompas Cetak
Read More >>

Tuesday, January 24, 2012

Gadis Ini Disekap Selama 10 Tahun di Kamar Mandi


by Kompas.com
QALQILYA, KOMPAS.com — Kepolisian kota Qalqilya, Tepi Barat, Palestina, membebaskan seorang perempuan 21 tahun yang disekap ayahnya di kamar mandi berukuran 1  x 1,5 meter selama 10 tahun, Sabtu (21/1/2012).

Ayah perempuan bernama Baraa Melhem itu mengakui perbuatannya. Katanya dia mengunci putrinya itu sejak Baraa berusia 11 tahun. Sang ayah mengatakan, dia mengunci putrinya dengan alasan "perselisihan keluarga". Namun, dia tidak menjelaskan perselisihan seperti apa yang membuatnya mengurung putrinya.

Kepada petugas dinas sosial yang mengurusinya saat ini, gadis itu mengaku dikurung selama siang hari dan dikeluarkan dari kamar mandi pada pukul 01.00 hingga 04.00 dini hari untuk membersihkan rumah. Kepada Voice of Palestine, Baraa mengatakan, dia digunduli lalu alisnya dicukur oleh ayahnya. Dia hanya boleh mandi sebulan sekali.

Kepala dinas kesejahteraan sosial Qalqilya, Azat Maluach, mengatakan, sesaat setelah bebas dari penyekapan itu, Baraa meminta permen. Gadis itu mengaku selama disekap dia tidak pernah mendapat makanan manis dalam bentuk apa pun.

Baraa sangat takjub dan setengah tidak percaya ketika keluar dari rumah. "Benarkah itu matahari? Apakah itu matahari yang saya impikan? tanyanya kepada petugas.

Menurut Maluach, ketika polisi membebaskannya, gadis itu tidak percaya. "Dia bilang kepada kami, dia tidak pernah melihat siang hari selama sembilan tahun," kata Maluach seperti dikutip Ynetnews, Minggu (22/1/2012).

Gadis itu juga kaget melihat begitu banyak orang. "Apakah orang-orang itu yang saya dengar di radio?" tanyanya.

"Di dalam rumah itu terdapat dua kamar mandi dan dia disekap di salah satunya. Di situ juga dia makan. Dia juga mencuci baju di situ. Satu-satunya kontak dia dengan dunia luar adalah radio yang ditinggalkan ayahnya," ungkap Maluach.

Radio itu juga menjadi satu-satunya hiburan baginya. Dari radio itu dia mengetahui bahwa dia berbintang Leo yang berarti dia memiliki kepribadian yang berapi-api.

"Begitu kami membebaskannya, dia langsung menangis dan minta bertemu dengan ibunya. Kami menghubungi ibunya, yang segera datang dan memeluk serta menenangkan dia (Baraa)," lanjut pejabat dinas sosial itu.

Kedua orangtuanya bercerai ketika dia berusia empat tahun. Hak asuh diberikan kepada ayahnya. Baraa tinggal bersama ayah dan ibu tirinya. Karena ayahnya, disebut bernama Hassan Melhem, berkewarganegaraan Israel, kepolisian Palestina menyerahkannya ke pihak berwenang Israel. Dia akan diadili oleh pengadilan Israel pada Rabu (25/1/2012).

Selama disekap, Baraan dipukuli dan jarang diberi makan. Dia hanya diberi selembar selimut, sebuah radio, dan sebilah silet. Oleh ayah dan ibu tirinya, dia disuruh membunuh diri sendiri.

"Saya tidak membenci ayah. Namun, saya membenci yang dilakukannya kepada saya. Mengapa dia melakukannya? Saya tidak memahaminya," ujarnya. Menurut gadis itu, penyekapannya berawal ketika dia kabur dari rumah saat dia berumur 10 tahun. Polisi kemudian membawanya pulang. Saat itu ayahnya memaksa dia menandatangani pernyataan bahwa dia tidak mau kembali ke sekolah.

Kini Baraa tinggal dengan ibu kandungnya di Maysoun, sebuah permukiman Arab di Jerusalem. "Sekarang saya bahagia. Kehidupan saya dimulai," ujarnya.
Read More >>